Perbedaan Lama Waktu Pengomposan dan Rasio C/N Pengomposan Sampah Kulit Pisang Kepok pada Berbagai Variasi Konsentrasi Inokulen Ragi Tape

Puji Maisya, Dillah (2025) Perbedaan Lama Waktu Pengomposan dan Rasio C/N Pengomposan Sampah Kulit Pisang Kepok pada Berbagai Variasi Konsentrasi Inokulen Ragi Tape. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Padang.

[thumbnail of Tugas Akhir Mahasiswa Prodi D3 Sanitasi Tahun 2025] Text (Tugas Akhir Mahasiswa Prodi D3 Sanitasi Tahun 2025)
Puji Maisya Dillah.pdf - Published Version

Download (859kB)

Abstract

Sampah organik yang tidak terkelola dengan baik dapat mencemari lingkungan dan menimbulkan masalah kesehatan. Hal ini berdasarkan laporan dari kementerian lingkungan hidup dan kehutanan yaitu sebanyak 33,53% sampah masih tidak dikelola. Salah satu solusi penanganannya adalah dengan mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan lama waktu pengomposan dan rasio C/N kompos pada beberapa variasi konsentrasi inokulen ragi tape (Aspergillus oryzae) sebesar 18%, 24%, dan 30%.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Post Test Only Design. Sampah yang digunakan adalah kulit pisang kepok sebanyak 2 kg per wadah ember dan kompos jadi 0,5 kg, serta inokulen ragi tape yang telah difermentasi selama 7 hari. Penelitian dilakukan di Workshop Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Padang selama bulan Mei–Juni 2025. Analisis data menggunakan uji ANOVA.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi variasi takaran inokulen ragi tape, semakin singkat waktu yang dibutuhkan dalam proses pengomposan. Waktu pengomposan untuk takaran 18% adalah 20 hari, 24% selama 18 hari, dan 30% selama 16 hari. Uji ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p= 0,000) terhadap lama waktu pengomposan. Sedangkan hasil rasio C/N masing-masing perlakuan berada dalam kisaran standar SNI, namun tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antar perlakuan (p = 0,099).
Dapat disimpulkan bahwa penggunaan inokulen ragi tape dengan takaran lebih tinggi dapat mempercepat proses pengomposan tanpa mengurangi kualitas kompos yang dihasilkan. Disarankan agar masyarakat dan pelaku usaha, seperti pedagang gorengan, memanfaatkan limbah organik menjadi kompos dengan bantuan inokulen alami seperti ragi tape untuk mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

xvi , 40 halaman, 37 (2016-2024) daftar pustaka, 8 lampiran, 3 gambar, 8 tabel
Kata Kunci : Ragi tape, kompos, inokulen

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Karya Ilmiah > Karya Tulis Ilmiah
Divisions: Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Diploma 3 Sanitasi
Depositing User: Galuh Robert Putri
Date Deposited: 12 Feb 2026 07:47
Last Modified: 12 Feb 2026 07:47
URI: http://repositoryperpustakaanpoltekkespadang.site/id/eprint/2718

Actions (login required)

View Item
View Item