Studi Analisis Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Low Back Pain Pada Petani Padi Di Desa Mukai Hilir, Kecamatan Siulak Mukai Kabupaten Kerinci

Elfinna, Alela (2025) Studi Analisis Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Low Back Pain Pada Petani Padi Di Desa Mukai Hilir, Kecamatan Siulak Mukai Kabupaten Kerinci. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Padang.

[thumbnail of Skripsi Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan Tahun 2025] Text (Skripsi Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan Tahun 2025)
Elfinna alela.pdf - Published Version

Download (981kB)

Abstract

Penyakit akibat hubungan kerja adalah kondisi yang timbul karena berbagai faktor, termasuk lingkungan dan aktivitas kerja. Low Back Pain (LBP) merupakan nyeri punggung bawah. Berdasarkan studi terhadap 9.482 pekerja di
12 Kabupaten/Kota di Indonesia, gangguan sistem otot dan rangka
(Musculoskeletal Disorder) merupakan keluhan terbanyak dengan prevalensi
16%, termasuk di dalamnya LBP. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan Low Back Pain.
Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain cross sectional yang dilaksanakan di Desa Mukai Hilir, Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan Low Back Pain pada petani di desa tersebut. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 51 petani. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square.
Hasil penelitian menyatakan bahwa 68,6% petani mengalami keluhan
berat Low Back Pain.70,6% tergolong usia berisiko,52,9% berjenis kelamin perempuan, 52,9% memiliki IMT yang Berisiko, 74,5% bekerja denga masa kerja yang berisiko, 56,9% bekerja dengan durasi kerja berisiko, 60,8 % tergolong postur tubuh beresiko. Ada hubungan usia (p = 0,000), jenis kelamin (p = 0,016.) IMT (p = 0,986), masa kerja (p = 0,013) durasi kerja (p = 0,038), dan postur tubuh (p = 0,046) dengan keluhan Low Back Pain.
Untuk mengurangi risiko LBP, petani disarankan melakukan istirahat teratur, peregangan otot, olahraga sesuai usia, konsumsi makanan tinggi kalsium, menjaga keseimbangan antara waktu kerja dan istirahat, serta menerapkan prinsip kerja ergonomis agar risiko LBP dapat diminimalkan.

Kata Kunci: Low Back Pain, Petani
Daftar Pustaka : 45 (2003 – 2025)

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Karya Ilmiah > SKRIPSI
Divisions: Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Derwita
Date Deposited: 20 Feb 2026 07:42
Last Modified: 20 Feb 2026 07:42
URI: http://repositoryperpustakaanpoltekkespadang.site/id/eprint/2743

Actions (login required)

View Item
View Item