Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Muskuloskeletal Disorders (MSDs) pada Penjahit Di Kecamatan Kuranji Tahun 2025

Ayomi Nabila, Edwar (2025) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Muskuloskeletal Disorders (MSDs) pada Penjahit Di Kecamatan Kuranji Tahun 2025. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Padang.

[thumbnail of Skripsi Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan Tahun 2025] Text (Skripsi Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan Tahun 2025)
AYOMI (2).pdf - Published Version

Download (950kB)

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan salah satu penyakit akibat kerja yang sering dialami oleh pekerja sektor informal, termasuk penjahit di Kecamatan Kuranji Kota Padang. Keluhan MSDs yang muncul terutama disebabkan oleh postur kerja yang tidak ergonomis dan durasi kerja yang panjang sehingga berdampak negatif pada kesehatan dan produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan Muskuloskeletal Disorders pada penjahit di Kecamatan Kuranji Kota Padang tahun
2025, khususnya faktor usia, jenis kelamin, lama dan durasi kerja, serta postur kerja.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, menggunakan kuisioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengukur keluhan MSDs dan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk menilai postur kerja. Sampel penelitian sebanyak 49 penjahit yang tersebar di beberapa kelurahan di Kecamatan Kuranji. Analisis data dilakukan dengan uji statistik bivariat untuk melihat hubungan antara variabel bebas dan keluhan MSDs.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas penjahit mengalami keluhan MSDs berat (77,6%). Terdapat hubungan signifikan antara usia, lama kerja, durasi kerja, dan postur tubuh dengan keluhan MSDs (p<0,05). Penjahit dengan usia di atas 35 tahun, durasi kerja lebih dari 8 jam, lama kerja lebih dari 5 tahun, serta postur kerja berisiko tinggi lebih banyak mengalami keluhan MSDs berat. Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara jenis kelamin dengan keluhan MSDs.
Berdasarkan temuan tersebut, disarankan untuk mengurangi lama dan durasi kerja serta memperbaiki postur kerja agar terhindar dari risiko tinggi MSDs. Pemberian edukasi ergonomi dan penyesuaian lingkungan kerja sangat penting untuk meminimalisir keluhan MSDs dan meningkatkan kesehatan serta produktivitas penjahit. Penelitian lanjutan juga diperlukan untuk menggali faktor risiko lain dan solusi pencegahan yang lebih efektif.

Kata Kunci : Musculoskeletal Disorders, Penjahit, Usia, Durasi, Kerja, Postur Kerja
Daftar Pustaka : 30 (2004-2025)

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Karya Ilmiah > SKRIPSI
Divisions: Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Derwita
Date Deposited: 20 Feb 2026 03:35
Last Modified: 20 Feb 2026 03:35
URI: http://repositoryperpustakaanpoltekkespadang.site/id/eprint/2735

Actions (login required)

View Item
View Item