Pengaruh Konseling dan Pemberian Jus Kombinasi Tomat Jambu Biji Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Andalas Kota Padang Tahun 2025

Tiara, Adelia (2025) Pengaruh Konseling dan Pemberian Jus Kombinasi Tomat Jambu Biji Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Andalas Kota Padang Tahun 2025. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Padang.

[thumbnail of Skripsi Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan dan Dietika Tahun 2025] Text (Skripsi Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan dan Dietika Tahun 2025)
SKRIPSI TIARAA ADELIA CD.pdf - Published Version

Download (831kB)

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang disebabkan oleh resistensi insulin. Penanganan Diabetes Melitus tipe II dapat berupa konseling untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan diet penderita. Terapi pemberian jus kaya vitamin C dan antioksidan turut berperan dalam pengendalian kadar gula darah. Jambu biji mengandung vitamin C yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin, sedangkan tomat mengandung likopen yang menurunkan stress oksidatif dan meningkatkan sensitivitas insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling gizi dan pemberian jus kombinasi tomat-jambu biji terhadap kadar gula darah sewaktu penderita DM tipe II.
Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan pretest-posttest with control group, melibatkan 30 sampel yang dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kontrol. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Andalas Kota Padang mulai sejak Januari 2024 sampai Juni 2025. Intervensi kelompok perlakuan diberikan konseling gizi dan pemberian jus sebanyak 200 ml/hari selama 7 hari, sedangkan pada kelompok kontrol hanya berupa pemberian jus. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji T-Test.
Rata-rata kadar gula darah awal dan akhir perlakuan adalah 306,93±54,12 mg/dL dan 251,13±53,96 mg/dl, terdapat perbedaan signifikan dengan nilai p=0,006. Rata-rata kadar gula darah kelompok kontrol 277,27±19,67 mg/dL dan 237,40±40,34 mg/dL, terdapat perbedaan signifikan dengan nilai p=0,000. Tidak terdapat perbedaan signifikan antar kelompok (p=0,063).
Pemberian intervensi menurunkan kadar gula darah sewaktu pada kedua kelompok. Meskipun terjadi penurunan, namun tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Diharapkan puskesmas dapat menerapkan konseling dalam penatalaksanaan DM tipe II konsumsi jus tomat jambu biji sebagai snack penderita untuk mengontrol kadar gula darah.

Kata Kunci: DM Tipe II, konseling, tomat, jambu biji, kadar gula darah sewaktu
Daftar Pustaka : 40 (2007 – 2024)

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Karya Ilmiah > SKRIPSI
Divisions: Jurusan Gizi > Program Studi Sarjana Terapan Gizi
Depositing User: Derwita
Date Deposited: 19 Feb 2026 02:59
Last Modified: 19 Feb 2026 02:59
URI: http://repositoryperpustakaanpoltekkespadang.site/id/eprint/2655

Actions (login required)

View Item
View Item