Sonya Arini, Marta (2025) Hubungan Stres Dengan Eating Disorder Dan Status Gizi Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Kemenkes Poltekkes Padang. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Padang.
Sonya Arini Marta.pdf - Published Version
Download (953kB)
Abstract
Menurut hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tingkat kesadaran masyarakat di Indonesia akan status gizi semakin membaik. Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dalam angka tahun 2023 status gizi dewasa >18 tahun di sumatra barat, prevalensi status gizi wasting 9,2%, status gizi normal 56,1% , status gizi overweight 13,2% , status gizi obesitas 21,5% Oleh sebab itu tujuan dilakukannya penelitian ini adalah membuktikan secara empiris pengaruh stres dan eating disorder terhadap status gizi pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian dilakukan pada mahasiswa tingkat akhir yang aktif atau terdaftar di Kemenkes Poltekkes Padang
Populasi yang digunakan adalah 217 mahasiswa Kemenkes Poltekkes Padang, sedangkan responden yang menjadi sampel adalah sebanyak 88 orang mahasiswa tingkat akhir di Kemenkes Poltekkes Padang. Penelitian telah dilakukan pada juni 2025 Informasi dan data yang digunakan diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Metode analisis data dilakukan dengan menggunakan dua pendekatan yaitu analisis univariate melalui distribusi frekuensi dan pengujian bivariate melalui analisis linear berganda serta dan uji T-statistik. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan software SmartPLS 4.0.
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis ditemukan stres memiliki koefisien regresi bertanda negatif sebesar -0.188 serta nilai P-value sebesar 0.000. Hasil yang diperoleh tersebut menunjukan P < 0.05 sehingga dengan demikian stres memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan status gizi mahasiswa tingkat akhir di Kemenkes Poltekkes Padang. Pada tahapan pengujian hipotesis juga ditemukan variabel eating disorder memiliki koefisien regresi bertanda negatif -1.060, yang diperkuat dengan nilai P-value 0.000. Hasil tersebut menunjukan P < 0.05 sehingga dapat disimpulkan eating disorder memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan status gizi mahasiswa tingkat akhir di Kemenkes Poltekkes Padang, selanjutnya pada tahapan pengujian hipotesis ditemukan depression anxiety stress memiliki koefisien regresi bertanda positif sebesar 0.898 serta nilai P-value sebesar 0.000, sehingga dapat disimpulkan depression anxiety stress memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan eating disorder mahasiswa tingkat akhir di Kemenkes Poltekkes Padang.
Sesuai dengan temuan yang diperoleh dapat disimpulkan tingkat stres yang tinggi akan berdampak pada eating disorder, selain itu keadaan tersebut akan mempengaruhi status gizi mahasiswa tingkat akhir. Oleh sebab itu di sarankan bagi mahasiswa untuk dapat mengendalikan stres dengan cara rutin belajar, berdoa dan tawakal dalam menjalani proses penyelesaian tugas akhir.
Kata Kunci : Eating Disorder, Depression Anxiety Stress, & Status Gizi.
Daftar Pustaka : 33 (2007 – 2024)
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Karya Ilmiah > SKRIPSI |
| Divisions: | Jurusan Gizi > Program Studi Sarjana Terapan Gizi |
| Depositing User: | Derwita |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 02:51 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 02:51 |
| URI: | http://repositoryperpustakaanpoltekkespadang.site/id/eprint/2652 |
