Hubungan Praktik Keamanan Pangan Rumah Tangga dengan Kejadian Stunting di Desa Sibakur Kabupaten Sijunjung Tahun 2025

Neza Viona, Ariska (2025) Hubungan Praktik Keamanan Pangan Rumah Tangga dengan Kejadian Stunting di Desa Sibakur Kabupaten Sijunjung Tahun 2025. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Padang.

[thumbnail of Skripsi Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan dan Dietika Tahun 2025] Text (Skripsi Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan dan Dietika Tahun 2025)
SKRIPSI NEZA VIONA ARISKA.pdf - Published Version

Download (949kB)

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang ditandai dengan tinggi badan yang lebih rendah dari standar usia. Prevalensi stunting pada balita di Nagari Sibakur mencapai 43,24%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara praktik keamanan pangan rumah tangga dengan kejadian stunting di Desa Sibakur, Kabupaten Sijunjung tahun 2025.
Penelitian ini menggunakan desain case control dan dilaksanakan dari bulan Juni 2024 hingga Juni 2025. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah sampel 60 balita, terdiri dari 30 balita stunting (kasus) dan 30 balita tidak stunting (kontrol). Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dan odds ratio (OR).
Hasil menunjukkan praktik keamanan pangan tidak baik lebih banyak pada kelompok kasus dibandingkan kontrol, seperti hygiene sanitasi 96,7% dan 50%, personal hygiene 83,3% dan 46,7%, peralatan dapur dan masak 50% dan 33,3%, sumber air 53,3%, bahan baku makanan 83,3% dan 33,3%, proses pengolahan dan penyimpanan makanan 56,7% dan 46,7%, sisa makanan yang dimakan ulang 46,7% dan 40%, pengendalian hama 63,3% dan 36,7%, kontaminasi silang 100% dan 80%, praktik keamanan pangan 86,7% dan 43,3%. Uji statistik menemukan adanya hubungan yang signifikan antara praktik keamanan pangan dengan kejadian stunting (p ≤ 0,05) dengan nilai Odds Ratio sebesar 8,5.
Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara praktik keamanan pangan dengan kejadian stunting. Disarankan kepada ibu balita untuk meningkatkan praktik keamanan pangan dirumah, seperti menjaga hygiene sanitasi, personal hygiene, kebersihan peralatan dapur, kualitas air, serta pengendalian hama. Upaya ini penting untuk mencegah penyakit infeksi yang dapat berkontribusi terhadap kejadian stunting pada balita.

Kata Kunci : balita, stunting, praktik keamanan pangan
Daftar Pustaka : 53 (1993-2024)

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Karya Ilmiah > SKRIPSI
Divisions: Jurusan Gizi > Program Studi Sarjana Terapan Gizi
Depositing User: Derwita
Date Deposited: 19 Feb 2026 00:54
Last Modified: 19 Feb 2026 00:54
URI: http://repositoryperpustakaanpoltekkespadang.site/id/eprint/2634

Actions (login required)

View Item
View Item