Asuhan Keperawatan Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Di RS Otak DR. Drs. M. Hatta Kota Bukittinggi Tahun 2024

Dewi Aprho, Dita (2024) Asuhan Keperawatan Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Di RS Otak DR. Drs. M. Hatta Kota Bukittinggi Tahun 2024. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Padang.

[thumbnail of Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Padang] Text (Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Padang)
KTI DEWI APRHO DITA.pdf - Published Version

Download (554kB)

Abstract

Stroke non hemoragik adalah kematian jaringan otak akibat aliran darah yang tidak mencukupi yang disebabkan oleh bekuan darah. Di Indonesia stroke merupakan penyebab kematian utama (15,4%), disusul tuberkulosis (7,5%), hipertensi (6,8%) dan cedera (6,5%). Tujuan penelitian ini adalah pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien yang mengalami stroke non hemoragik.
Desain penelitian ini adalah deskriptif menggunakan metode studi kasus tunggal. Penelitian dilakukan dari ruangan IGD hingga ruangan rawatan neurologi RS Otak DR. Drs. M. Hatta Kota Bukitinggi dengan 1 orang klien yang terdiagnosis stroke non hemoragik yang mendapatkan terapi trombolitik. Waktu penelitian ini selama 5 hari yaitu dari tanggal 15-19 Maret 2024. Analisa terhadap proses keperawatan yang peneliti lakukan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Data pada pasien diperoleh dari hasil wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengukuran langsung dan hasil dokumentasi.
Hasil pengkajian didapatkan partisipan mengeluh tidak dapat mengggerakkan ekstremitas sebelah kiri, sendi kaku, sakit kepala, bibir mencong dan bicara pelo. Diagnosa keperawatan yang muncul yaitu resiko perfusi serebral tidak efektif, gangguan mobilitas fisik dan gangguan komunikasi verbal. Implementasi yang dilakukan yaitu memberikan penanganan segera di IGD berupa terapi trombolitik dengan dosis bolus 5 cc lanjut 45 cc habis dalam waktu 1 jam, memantau peningkatan tekanan intracranial, memberikan posisi semifowler, memberikan rentang gerak (ROM) aktif dan pasif, serta melakukan kolaborasi fisioterapi dalam pemberian terapi motoric dan bicara. Setelah dilakukan implementasi didapatkan hasil perfusi serebral meningkat, mobilitas fisik meningkat dan komunikasi verbal meningkat.
Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dan informasi bagi peneliti selanjutnya, bagi klien dan perawat untuk mengatasi masalah gangguan mobilitas fisik dengan menerapkan teknik range of motion (ROM).

Kata Kunci: Stroke, Non Hemoragik, Asuhan, Keperawatan
Daftar Pustaka: 53 (2014-2023)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Karya Ilmiah > Karya Tulis Ilmiah
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi Diploma 3 Keperawatan Solok
Depositing User: Ringga Melia
Date Deposited: 12 Mar 2025 03:30
Last Modified: 12 Mar 2025 03:30
URI: http://repositoryperpustakaanpoltekkespadang.site/id/eprint/1926

Actions (login required)

View Item
View Item