Diva, Fauzanah (2024) Gambaran Pola Konsumsi Bahan Makanan Sumber Protein dan Kejadian Stunting pada Baduta Umur 6-24 bulan di Nagari Maligi Tahun 2024. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Padang.
![[thumbnail of Tugas Akhir Mahasiswa Prodi D3 Gizi Tahun 2024]](http://repositoryperpustakaanpoltekkespadang.site/style/images/fileicons/text.png)
Diva Fauzanah.pdf - Published Version
Download (628kB)
Abstract
Menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) prevalensi Stunting di Indonesia turun dari 24,4% di tahun 2021 menjadi 21,6% ditahun 2022. Menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, Prevalensi balita stunting di Provinsi Sumatera Barat sebesar 25,2% pada 2022, meningkat dari tahun sebelumnya yang masih 23,3%. Prevalensi balita stunting menurut tinggi badan/umur yang paling tinggi yaitu di Kabupaten Pasaman Barat dengan persentase 35,5%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran pola konsumsi bahan makanan sumber protein dan kejadian stunting anak baduta umur 6 – 24 bulan di Nagari Maligi.
Penelitian ini bersifat deskriptif. Sampel diambil sebanyak 48 baduta dengan teknik pengambilan Simple Random Sampling. Variabel yang diteliti yaitu status gizi baduta, jumlah sumber protein yang dikonsumsi, jenis bahan makanan sumber protein, frekuensi konsumsi sumber protein, cara pengolahan bahan makanan sumber protein. Pengambilan data dengan menggunakan formulir food recall 2x 24 jam. Penelitian dilakukan mulai dari bulan Maret – April di Nagari Maligi Tahun 2024. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat.
Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan status gizi pendek (stunted) (10,4%). Lebih dari setengah baduta memiliki asupan sumber protein kurang (68,8%). Baduta yang mengkonsumsi keberagaman bahan makanan sumber protein tidak bervariasi (54,2%). Frekuensi konsumsi sumber protein pada kategori kurang (31,2%). Cara pengolahan yang paling sering dilakukan yaitu digoreng dan digulai, rata-rata cara pengolahan yang sering dilakukan adalah 2 jumlah cara pengolahan (39,6%), dan baduta yang tidak mengkonsumsi sumber protein (29,2%)
Diharapkan kepada ibu yang berperan utama dalam pemberian makan terutama bagi anak agar dapat memberikan asupan protein sesuai dengan kebutuhan gizi anak.
Kata Kunci : SSGI, Stunting, Pola Konsumsi Bahan Makanan Sumber Protein.
Daftar Pustaka : 26 ( 2009 – 2023 )
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Subjects: | Karya Ilmiah > Karya Tulis Ilmiah |
Divisions: | Jurusan Gizi > Program Studi Diploma 3 Gizi |
Depositing User: | Galuh Robert Putri |
Date Deposited: | 14 Jan 2025 06:39 |
Last Modified: | 14 Jan 2025 06:39 |
URI: | http://repositoryperpustakaanpoltekkespadang.site/id/eprint/1728 |