Yolanda Eka, Putri (2024) Gambaran Faktor Risiko Kejadian Gagal Ginjal Kronik Di Rumah Sakit Tingkat III Dr. Reksodiwiryo Padang Tahun 2024. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Padang.
![[thumbnail of Skripsi Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Keperawatan Tahun 2024]](http://repositoryperpustakaanpoltekkespadang.site/style/images/fileicons/text.png)
Yolanda Eka Putri 203310719 Skripsi Str Kep (1).pdf - Published Version
Download (948kB)
Abstract
Penyakit gagal ginjal kronik masuk dalam daftar 10 besar penyakit yang ada di Rumah Sakit Tingkat III Dr. Reksodiwiryo Padang. Data rekam medik rumah sakit menunjukkan kenaikan jumlah pasien dari tahun 2020-2024 dan juga menunjukkan pasien dengan usia yang masih muda (19 tahun dan 24 tahun) sudah mengalami gagal ginjal kronik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran faktor risiko kejadian gagal ginjal kronik.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan dari bulan September 2023 sampai Juni 2024 dengan populasi pasien gagal ginjal kronik sebanyak 90 orang dan semua populasi dijadikan sampel. Tetapi, pada saat penelitian yang bersedia menjadi responden berjumlah 73 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data dianalisis secara univariat melalui distribusi frekuensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran distribusi frekuensi pasien gagal ginjal kronik berdasarkan faktor risiko yang tidak dapat diubah didapatkan lebih dari separuh responden memiliki rentang usia 46-65 tahun (68,5%) dan berjenis kelamin perempuan (56,2%). Sedangkan, gambaran distribusi frekuensi pasien gagal ginjal kronik berdasarkan faktor risiko yang dapat diubah didapatkan seluruh responden tidak ada yang memiliki riwayat keluarga (100%), riwayat hipertensi (76,7%), riwayat diabetes melitus (61,6%), riwayat penyakit jantung (24,7%), riwayat batu saluran kemih (5,5%), riwayat infeksi saluran kemih (4,1%), tidak ada yang memiliki riwayat glomerulonefritis (100%), riwayat kebiasaan merokok (24,7%), riwayat konsumsi minuman beralkohol (4,1%), riwayat konsumsi minuman berenergi (8,2%), riwayat konsumsi obat (68,5%), riwayat kurang mengonsumsi air putih (13,7%), tidak ada yang memiliki kebiasaan konsumsi garam berlebih (100%) dan tidak ada yang memiliki riwayat obesitas (100%).
Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat dijadikan sebagai upaya pencegahan terjadinya gagal ginjal kronik dengan mengubah perilaku hidup yang sehat. Kemudian, dapat dijadikan sebagai bahan referensi dalam penelitian selanjutnya.
Kata Kunci : Gagal ginjal kronik, Faktor risiko
Daftar Pustaka : 72 (2010-2024)
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Subjects: | Karya Ilmiah > SKRIPSI |
Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan |
Depositing User: | Derwita |
Date Deposited: | 23 Dec 2024 07:43 |
Last Modified: | 23 Dec 2024 07:43 |
URI: | http://repositoryperpustakaanpoltekkespadang.site/id/eprint/1722 |