Winda, Fransisca (2024) Faktor Resiko Kejadian Pneumonia Pada Anak Balita di Kelurahan Parak Laweh Lubuk Begalung Kota Padang. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Padang.
![[thumbnail of Skripsi Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Keperawatan Tahun 2024]](http://repositoryperpustakaanpoltekkespadang.site/style/images/fileicons/text.png)
SKRIPS~1.PDF - Published Version
Download (897kB)
Abstract
Pneumonia pada anak balita menyebabkan masalah gangguan pernafasan, jika dibiarkan dan tidak segera ditangani akan berdampak pada tumbuh kembang anak. Pneumonia menyumbang 14% dari seluruh kematian anak di dunia. Di Indonesia pneumonia pada balita sebesar 38,8% dengan angka kematian sebesar 0,12%. Puskesmas Lubuk Begalung merupakan puskesmas dengan kasus pneumonia terbanyak di Kota Padang, dimana kejadian tertinggi di Kelurahan Parak Laweh sebanyak 40 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor resiko kejadian pneumonia pada anak balita di Kelurahan Parak Laweh Lubuk Begalung Kota Padang.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Case Control. Waktu penelitian dari Agustus 2023 – Juli 2024. Populasi penelitian ini adalah anak balita berjumlah 577. Sampel penelitian berjumlah 76 anak balita terdiri dari 38 sampel kasus dan 38 sampel kontrol diambil dengan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan buku KIA, lembar observasi dan kuesioner, pengolahan data dengan editing, coding, data entry, processing, cleaning. Analisa data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan Uji Chi square dan Uji Oods Ratio.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara ventilasi rumah dengan pneumonia pada anak balita dengan nilai p=0,002, OR=5,471. Terdapat hubungan antara kepadatan hunian dengan kejadian pneumonia pada anak balita dengan nilai p=0,046, OR=3,221. Tidak terdapat hubungan antara BBLR dengan pneumonia pada anak balita dengan nilai p=0,430, OR=2,727. Tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan pneumonia pada anak balita dengan nilai p=0,200, OR=5,606. Tidak terdapat hubungan keluarga merokok dengan kejadian pneumonia pada anak balita dengan nilai p=0,734, OR=0,627.
Disarankan petugas kesehatan dapat memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pencegahan BBLR, pencegahan gizi buruk, ventilasi dan kepadatan yang memenuhi syarat serta dampak dari asap rokok terhadap balita.
Daftar Pustaka : (2016-2024)
Kata Kunci : Pneumonia, BBLR, Gizi, Ventilasi, Kepadatan, merokok
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Subjects: | Karya Ilmiah > SKRIPSI |
Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan |
Depositing User: | Derwita |
Date Deposited: | 23 Dec 2024 07:40 |
Last Modified: | 23 Dec 2024 07:40 |
URI: | http://repositoryperpustakaanpoltekkespadang.site/id/eprint/1719 |