Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia di Puskesmas Belimbing Kota Padang

Regina Dwi, Handani (2024) Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia di Puskesmas Belimbing Kota Padang. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Padang.

[thumbnail of Skripsi Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Keperawatan Tahun 2024] Text (Skripsi Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Keperawatan Tahun 2024)
REGINA DWI HANDANI.pdf - Published Version

Download (895kB)

Abstract

Hipertensi disebut sebagai The Silent Killer karena sering terjadi tanpa keluhan, Presentase penderita hipertensi pada tahun 2024 di wilayah Asia terjadi peningkatan sebanyak 32% Indonesia termasuk kedalam urutan ketiga di Asia Tenggara. Prevalensi hipertensi meningkat seiring bertambahnya usia. Faktor resiko terjadinya hipertensi yaitu diet yang tidak patuh, aktivitas fisik kurang, stress berat, kurangnya memanfaatkan pelayanan kesehatan dan dukungan keluarga yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Belimbing Kota Padang.
Waktu penelitian dimulai dari bulan Agustus – Juli 2024. Populasi adalah lansia yang berkunjung ke Puskesmas Belimbing dari bulan Januari – Maret 2024 sebanyak 399 orang. Besar ampel 78 lansia yang diambil dengan teknik Accidental Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dilakukan dengan cara wawancara. Analisis data menggunakan distribusi frekuemsi dan uji Chi Square dengan signifikasi p< 0,05.
Hasil penelitian didapatkan lansia menderita hipertensi 69,2%, lansia tidak patuh melakukan diet hipertensi 52,6%, lansia dengan aktivitas fisik kurang 53,8%, lansia mengalami stress ringan 60,3%, lansia memanfaatkan pelayanan kesehatan 62,8%, lansia dengan dukungan keluarga tinggi 53,8%. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan Chi Square didapatkan p value = 0,0001 yang artinya menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara diet,aktivitas fisik, stress, dan dukungan keluarga dengan kejadian hipertensi, dan didapatkan hasil p value 0,003 yang menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pemanfaatan pelayanan kesehatan dengan kejadian hipertensi.
Berdasarkan hasil penelitian faktor resiko kejadian hipertensi yang paling tinggi adalah diet. Disarankan untuk pihak Puskesmas untuk memaksimalkan peran serta Posbindu PTM sebagai salah satu wadah masyarakat dalam melakukan skrining kesehatan. Bagi lansia untuk selalu menjaga pola makan, melakukan aktivitas fisik yang cukup dan mengurangi stress, serta kepada keluarga disarankan untuk selalu mendampingi keluarga yang telah lansia.

Daftar Pustaka : 58 (2010-2024)
Kata Kunci :Kejadian Hipertensi, Faktor resiko, Lansia

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Karya Ilmiah > SKRIPSI
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan
Depositing User: Derwita
Date Deposited: 23 Dec 2024 07:29
Last Modified: 23 Dec 2024 07:29
URI: http://repositoryperpustakaanpoltekkespadang.site/id/eprint/1712

Actions (login required)

View Item
View Item