Faktor Penyebab Remaja Menjadi Pelaku Seks Bebas Yang Direhabilitasi Di Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) Andam Dewi Solok Tahun 2024

Ozi, Trifirmanda (2024) Faktor Penyebab Remaja Menjadi Pelaku Seks Bebas Yang Direhabilitasi Di Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) Andam Dewi Solok Tahun 2024. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Padang.

[thumbnail of Skripsi Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Keperawatan Tahun 2024] Text (Skripsi Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Keperawatan Tahun 2024)
SKRIPSI_OZI_TRIFIRMANDA_193310701_SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Dampak pergaulan bebas yang terkait dengan perilaku seksual merupakan penyebab meninggkatnya kasus penyakit HIV/AIDS pada kelompok usia remaja. Banyak faktor yang dapat menyebabkan perilaku seks bebas pada remaja, selain faktor internal ada juga faktor eksternal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penyebab remaja menjadi pelaku seks bebas yang direhabilitasi di Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) Andam Dewi Solok Tahun 2024.
Desain penelitian deskriptif. Populasi adalah remaja di Panti Sosial yang berjumlah 32 remaja pada tahun 2024. Berdasarkan kriteria didapat 28 orang sebagai sampel. Pengumpulan data dengan angket. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan frekuensi dan persentase.
Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor penyebab perilaku seks bebas pada remaja yang direhabilitas meliputi : 7 remaja (25%) memiliki Hasrat seksual tinggi, ada 12 remaja (42,9%) mengalami frustasi, ada 26 remaja (92,9%) memiliki kualitas konsep diri yang buruk dan 14 remaja (50%) desakan ekonomi. Serta 15 remaja (53,6%) terpengaruh oleh lingkungan sekitar, 19 remaja (67,9%) mengalami kegagalan kehidupan keluarga, dan 10 remaja (35,7%) mengalami kegagalan dalam hubungan percintaan. Sebanyak 16 remaja (57,1%) remaja menilai pola asuh demokratis sebagai pola asuh yang paling dominan diterapkan dalam keluarga remaja.

Dapat disimpulkan bahwa perilaku seks bebas bisa disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Perawat diharapkan berperan aktif dalam memberikan penyuluhan tentang perilaku seksual sehat dan pencegahan HIV/AIDS kepada remaja, baik di panti maupun di masyarakat. Pihak panti dan keluarga juga perlu meningkatkan pendampingan, memperkuat konsep diri, memperbaiki komunikasi, serta menciptakan lingkungan yang mendukung bagi remaja guna mencegah perilaku seks bebas.

Kata Kunci : seks bebas, remaja, pola asuh

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Karya Ilmiah > SKRIPSI
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan
Depositing User: Derwita
Date Deposited: 07 Jul 2026 08:15
Last Modified: 07 Jul 2026 08:15
URI: http://repositoryperpustakaanpoltekkespadang.site/id/eprint/2974

Actions (login required)

View Item
View Item