Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Gas Karbon Monoksida (CO) Pada Pedagang Kaki Lima di Jalan Pasar Baru, Kecamatan Pauh, Kota Padang Tahun 2025

Viona, Rahmanda (2025) Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Gas Karbon Monoksida (CO) Pada Pedagang Kaki Lima di Jalan Pasar Baru, Kecamatan Pauh, Kota Padang Tahun 2025. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Padang.

[thumbnail of Skripsi Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan Tahun 2025] Text (Skripsi Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan Tahun 2025)
VIONA RAHMANDA (1).pdf - Published Version

Download (980kB)

Abstract

Peningkatan aktivitas kendaraan bermotor di kawasan perkotaan menyebabkan tingginya emisi gas karbon monoksida (CO), yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Salah satu kelompok yang rentan terhadap paparan ini adalah pedagang kaki lima (PKL) yang beraktivitas di tepi jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kesehatan lingkungan akibat paparan CO pada PKL di Jalan Pasar Baru, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) dengan desain deskriptif kuantitatif. Sampel terdiri dari 37 PKL yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data primer diperoleh melalui pengukuran konsentrasi CO menggunakan alat midget impinger dan pengisian kuesioner untuk mengetahui karakteristik antropometri dan pola aktivitas responden. Perhitungan risiko dilakukan berdasarkan tahapan ARKL.
Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi CO berkisar antara 211,665–237,514 µg/m³. Nilai intake realtime yang diterima responden adalah 0,0015 mg/kg/hari (rata-rata), sedangkan proyeksi intake lifetime 30 tahun mencapai 0,032 mg/kg/hari. Dengan nilai RfC sebesar 0,0125 mg/kg/hari, semua responden memiliki nilai RQ realtime < 1 (tidak berisiko), namun 95% responden berisiko pada pajanan lifetime 30 tahun (RQ ≥ 1). Sehingga perlu dilakukan pengelolaan risiko.
Disimpulkan bahwa meskipun tidak ada risiko jangka pendek, paparan jangka panjang CO menimbulkan risiko kesehatan signifikan pada 20-30 tahun mendatang. Perhitungan pengelolaan risiko menunjukkan batas waktu pajanan aman hanya 3,7 jam/hari, jauh di bawah durasi kerja aktual. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengelolaan risiko melalui penanaman tanaman penyerap polutan, promosi penggunaan alat pelindung diri (masker), serta sosialisasi bahaya kesehatan jangka panjang dari instansi terkait untuk mencegah dampak serius di masa depan.

Daftar Pustaka : 25 (2005-2025)
Kata Kunci : Karbon monoksida (CO), pedagang kaki lima, pajanan CO

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Karya Ilmiah > SKRIPSI
Divisions: Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Derwita
Date Deposited: 05 Aug 2026 03:49
Last Modified: 05 Aug 2026 03:49
URI: http://repositoryperpustakaanpoltekkespadang.site/id/eprint/2798

Actions (login required)

View Item
View Item