Kualitas Udara dalam Rumah yang Berhubungan dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Begalung Tahun 2025

Nurul Novia, Rahma (2025) Kualitas Udara dalam Rumah yang Berhubungan dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Begalung Tahun 2025. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Padang.

[thumbnail of Skripsi Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan Tahun 2025] Text (Skripsi Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan Tahun 2025)
NURUL NOVIA.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas pada balita di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas udara dalam rumah meliputi kadar PM10, kelembaban udara, dan laju ventilasi dengan kejadian ISPA pada balita usia 12–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Begalung tahun 2025. Populasi penelitian adalah seluruh rumah tangga yang memiliki balita usia 12–59 bulan dengan jumlah balita sebanyak 3.705 orang menurut data sekunder dari Puskesmas. Sampel sebanyak 97 rumah dipilih secara simple random sampling, dengan responden adalah ibu dari balita pada masing-masing rumah tangga.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengukuran kadar PM10 menggunakan particle counter, kelembaban udara dengan hygrometer, dan laju ventilasi dengan anemometer. Data kejadian ISPA dikumpulkan melalui wawancara dengan kuesioner. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan analitik menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan prevalensi ISPA pada balita sebesar 57,7%. Rumah yang memiliki kadar PM10 tidak memenuhi syarat sebanyak 53,6%, kelembaban udara tidak memenuhi syarat 82,5%, dan laju ventilasi tidak memenuhi syarat 78,4%. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kadar PM10 (p<0,001), kelembaban udara (p=0,001), dan laju ventilasi (p<0,001) dengan kejadian ISPA pada balita.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah kualitas udara dalam rumah berhubungan erat dengan kejadian ISPA pada balita. Oleh sebab itu, upaya perbaikan kualitas udara rumah tangga seperti mengontrol kadar debu, menjaga kelembaban ideal, dan memperbaiki ventilasi rumah sangat diperlukan untuk menurunkan risiko ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Begalung.

Kata Kunci : ISPA, Kualitas Udara, PM10, Kelembaban, Laju Ventilasi
Daftar Pustaka : 35 (2007-2025)

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Karya Ilmiah > SKRIPSI
Divisions: Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Derwita
Date Deposited: 05 Aug 2026 03:20
Last Modified: 05 Aug 2026 03:20
URI: http://repositoryperpustakaanpoltekkespadang.site/id/eprint/2773

Actions (login required)

View Item
View Item